Tips beli smartphone baru via Online Shop

Wednesday, March 01, 2017

Ilustrasi dari http://gizmodo.com/the-best-cheap-smartphone-for-every-off-contract-need-1671295476
Smartphone kini merupakan benda yang 'seakan' wajib menemani keseharian kita. Tidak bisa di pungkiri, beragam fungsi dalam smartphone sangat membantu dalam produktivitas. Lantas, smartphone seperti apa sih yang sobat perlukan?, Berikut Tips membeli smartphone baru via Online Shop.

Sebelum gue jelaskan lebih lanjut, gue mau curhat sebentar ye. Jadi, artikel ini tuh dibuat karena udah ada sekitar 3 orang yang minta saran (malah ada yang numpang belikan) smartphone yang pas buat kebutuhan mereka. Inget ya, yang 'PAS BUAT KEBUTUHAN', jadi bukan berarti harus beli yang paling mahal. Walau memang yang lebih mahal banyak (jadi inget iklan obat nyamuk :D).

Alhamdulillah, dari 3 orang yang minta saran sekaligus belikan smartphone ke gue, merasa puas dengan saran dari gue. Jadi, dari pengalaman membelikan smartphone tersebutlah gue buat artikel ini. Eh ya, gue belikannya bukan pake duit gue ye. Tapi pake duit yang mau beli HaPe. (Lho kok segala jelasin gini aja kang?). Ya biar ngak pada numpang belikan sekaligus bayarkan smartphone ke gue :D.

Oke, balik lagi ke topik bahasan. Berikut Tips membeli smartphone baru via Online Shop :

1. Apa Kebutuhan Sobat?

Ilustrasi dari http://depositphotos.com/72593077/stock-illustration-journalist-paparazzi-profession-illustration.html
Hal pertama yang perlu sobat perhatikan ialah kebutuhan sobat. Apakah sobat butuh smartphone untuk kebutuhan telepon dan sms AJA.. AJa.. Aja..aja.. (Ehem), Buat kebutuhan sosial media, marketing, produktivitas (mengetik, kirim email, atur jadwal, dkk), atau mungkin multimedia?

(Kenapa harus tentukan kebutuhan dulu kang?)

Biar smartphone yang kita beli berguna secara maksimal. (Maksudnya?). Jadi begini, misalkan sobat merupakan seorang ibu rumah tangga, yang pekerjaannya ya jelas berhubungan dengan rumah. Jadi smartphone digunakan hanya untuk komunikasi antar keluarga saja. Lantas kamu yang seorang ibu rumah tangga tersebut membeli smartphone dengan spesifikasi yang terlampau tinggi yang harganya juga lebih tinggi dari langit (mulai lebayy.. XD). Lalu fungsi-fungsi pada smartphone yang buanyaakk itu seakan 'mubazir' alias tidak manfaat. Atau contoh lainnya seperti ini, Sobat ialah seorang fotographer (nulisnya bener ngak ya?, ah sudahlah, kita lanjut saja) yang selain suka memotret menggunakan kamera profesional, juga butuh smartphone sebagai penunjang kebutuhan mengambil gambar apabila lupa membawa kamera profesional. Jadilah sobat membeli smartphone dengan buanyak sekali kelengkapan sensor pada smartphone sobat. Akan tetapi, sungguh disayangkan, karena setelah membeli smartphonenya, ternyata ada smartphone yang harganya lebih murah dengan kualitas kamera lebih baik. Nah loh, kalo kayak gitu jadi nyesel kan...

Maka dari itu, marilah tentukan apa sih yang sobat perlukan dari sebuah smartphone?

2. Berapa modal yang sobat punya?

Ilustrasi dari https://www.shutterstock.com/search/rupiah+symbol
Beragam smartphone bertebaran di jagat maya Online Shop, dengan beragam harga dan fitur yang membuat kita sebagai calon pembeli harus sangat jeli dalam menentukan pilihan. Jikalau kita anggap aktivitas kita hunting smartphone di Online Shop ini merupakan sebuah penelitian, maka kita perlu batasan penelitian. Agar hasilnya sesuai dengan apa yang kita inginkan (Tumben nyindir2 penelitian, lagi SeKeRIPSIan yaaa :D). Nah batasan penelitian yang dimaksud gue ialah menentukan modal untuk beli smartphone. Karena dengan spesifikasi yang lumayan mirip, harga smartphone brand A bisa sangat berbeda dengan smartphone brand B.

Oke, misalkan begini. Sobat bekerja dibagian marketing, sehingga sobat butuh smartphone yang bisa lancar menjalankan beragam aplikasi sosial media. Maka dari itu, sobat perlu smartphone dengan RAM yang lumayan lega, agar dapat menjalankan beragam aplikasi sosial media, rutinitas email, kirim pesan dan hal lainnya yang berhubungan dengan marketing secara bersamaan. Tidak lupa, sobat butuh memori internal (ROM) yang juga lumayan lega, agar dapat menyimpan beragam foto untuk promosi produk. Dan tentunya, kamera dengan kualitas lumayan, agar produk yang hendak di pasarkan melalui sosial media dapat tertangkap dengan jelas.

Nah dengan beragam kebutuhan tersebut, sobat punya modal sekitar 2 Juta. Maka, pilihlah smartphone dengan range 1-2 Juta yang menawarkan kebutuhan sobat untuk menunjang pekerjaan marketing sobat. (Saran gue sih, kalau modal sobat kisaran 2 Juta-an, dengan kebutuhan yang udah gue sebutkan di atas, hindari merek2 kayak SONY, LG, SAMSUNG, apalagi APPLE. Karena masih banyak merek yang menawarkan smartphone murah dengan spesifikasi yang lumayan).

3. Kualitas atau Spek?

Ilustrasi dari http://www.satujam.com/6-smartphone-canggih-yang-layak-kamu-beli/
Nah kalau ini lebih ke pendapat pribadi sobat. Dalam memilih smartphone, apa yang lebih sobat perhatikan? kualitas kah? atau mungkin spesifikasi?

Kalau sobat lebih mementingkan kualitas, maka saran gue ialah belilah smartphone dengan merk (brand) yang reputasinya sudah sangat baik. Walau, tentunya smartphone dengan merk(brand) ternama biasanya memasang harga yang lumayan merogoh kocek.

Tapi, andaikan sobat sangat mementingkan spesifikasi. Maka saran gue, sobat harus banyak tau mengenai beragam hardware penting yang menjadi acuan utama sebelum membeli smartphone. Seperti, Prosesornya tipe apa?, RAMnya berapa?, free RAM setelah di pakai sistem berapa?, begitu pula dengan free memori internal (ROM) setelah dipakai sistem berapa?, apa sistem operasinya?, bagaimana kelengkapan sensornya?, Apa konektivitasnya (3G/ 4G)?, sampai apakah layar pada smartphonenya sudah kuat (Gorila Glass, Dragon Tail, dkk)?.( Tipsnya, jangan bosan, update info mengenai smartphone terbaru :D)

Oh ya, ini gue ada link website yang sering gue kunjungi kalau pengen cari tau spesifikasi lengkap mengenai smartphone
1. GSM Arena (www.gsmarena.com)
2. Tabloid Pulsa (www.tabloidpulsa.co.id)
3. Udah itu aja.. :D

4. Lihat Review yuk..

Gambar dari https://www.gizmodo.com.au/2016/07/moto-z-droid-review-too-much-gadget-not-enough-phone/
Terkadang kita melihat smartphone dengan brand terkenal menjual smartphone dengan spesifikasi yang wah, serta sensor kamera yang di atas kertas terlihat menjanjikan. Sehingga kita terpikat untuk membelinya. Pas sudah beli, eh gataunya kualitas kameranya biasa aja. Malah kalah sama smartphone brand sebelah. Nah loh..

Ada lagi kasus yang seperti ini. Setelah di pakai kurang lebih 3 hari. Tapi kok covernya kebuka alias ngak rapet gitu ya?, jadi gampang kemasukan debu nih smartphonenya.

Contoh lainnya seperti ini. Smartphonenya setelah di upgrade sistemnya, kok malah jadi cepet panas. Mau downgrade biar ngak panas lagi, tapi ngak bisa. Waduuhh.. 

Dan berbagai macam kasus yang tentu hanya bisa diketahui setelah kita pakai. Namun sobat ngak perlu khawatir. Karena banyak sekali orang yang dengan sukarela me-review smartphone. Jadi kita bisa tahu bagaimana plus minus smartphone yang hendak kita beli.

Kalau gue, biasanya selalu cek review di YouTube. Karena udah banyak sekali reviewer keren yang sudah bertebaran di jagat portal berbagi video tersebut. Walau ada juga sih, reviewer yang kurang pas menjelaskan plus minus dari smartphone yang ia review. Maka dari itu, kalau mau nonton review di YouTube, lebih baik sobat nonton lebih dari 1 channel.

(Waduh kang, saya ngak punya cukup kuota buat nonton review di YouTube)

Tenang, selain banyak reveiwer di YouTube. Ada banyak juga kok reviewer yang me-review smartphone via artikel. Jadi sobat bisa cari aja tuh artikel review di google.

5. Garansi resmi atau distributor?

Ilustrasi dari https://braintellect.com/90-day-warranty/
Jangan anggap semua smartphone yang terpajang dalam Online Shop mempunyai garansi resmi. Sehingga, jikalau smartphone yang sudah terbeli itu bermasalah, kita tidak bisa memperbaiki secara gratis di tempat service center resmi.

Oleh sebab itu, sobat harus tau nih. Distributor apa saja yang secara resmi menjual smartphone dengan brand A, B atau C. Karena bisa jadi, smartphone yang sobat beli, di distribusikan oleh distributor yang tidak resmi.

Bagaimana cara mengetahui garansi (distributor) resmi dengan distributor (tidak resmi)?

Selama masih ada internet. Dan mesin pencari masih berjaya. Maka jangan sunkan sobat searching di mesin pencari alias silakan Googling sendiri sob. hehehe. Karena setahu gue, saat ini garansi resmi selalu dari eraphone yang ada stiker TAMnya. Dan bisa jadi, ada distibutor lain selain eraphone yang mendistribusikan smartphone bergaransi resmi.

6. Bandingkan Harganya

gambar dari http://femaledaily.com/blog/2015/10/23/5-rekomendasi-online-shop-terpercaya-di-instagram-part-2/
Smartphone yang di jual di Online Shop A bisa memiliki harga yang berbeda dengan yang di jual pada Online Shop B. Bahkan, dalam satu Online Shop bisa kita temukan smartphone dengan tipe dan spesifikasi sama namun memiliki harga yang berbeda.

Contohnya pada Lazada, Bukalapak maupun Tokopedia. Pada situs-situs Online Shop tersebut, harga samrtphone dengan tipe dan spesifikasi yang sama bisa sangat berbeda. Hal ini dikarenakan, pada Lazada, Bukalapak maupun Tokopedia memiliki banyak rekanan penjual yang berjualan di sana. (waduh, kok saya masih bingung ya kang?).

hhmm.. Analoginya begeni. Misalkan Lazada ialah nama sebuah mall. Maka dalam Mall yang bernama Lazada itu terdapat beragam lapak dengan beragam penjual, yang kemungkinan besar menjual smartphone dengan tipe dan spesifikasi yang sama namun dengan harga yang berbeda. (oohh begitu ya kang..)

Demi menekan pengeluaran dana sobat dalam membeli smartphone baru di Online Shop. Maka, jangan malas dalam membandingkan harga ya sob. Namun, sobat perlu berhati-hati apabila sobat menemukan smartphone yang di jual dengan harga yang murahnya tidak lazim (apalagi mahalnya kelewat lazim). Contohnya, harga smartphone Samsung Galaxy S7 yang harga resminya kisaran 9 Juta, tapi di jual dengan harga 5 juta. Nah loh, bisa jadi itu smartphone replika alias Galaxy S7 abal-abal.

7. Lihat Kolom Review / Rating

Ilustrasi dari https://amac.us/5-star-rated-medicare-advantage-and-prescription-drug-plans/
Pada Online Shop yang sudah terkenal macam Lazada, Bukalapak dan Tokopedia. Pasti menyediakan kolom reveiw atau rating di bagian bawah produk. Ituloh yang ada gambar bintagnya.

Kolom rating ini dapat membantu kita apakah barang yang di sediakan pelapak tersebut memiliki kualitas bagus, kemudian bagaimana packaging-nya. Jadi makin bagus rating dan komentarnya, menandakan, penjualnya jujur dan bisa sobat percaya. Walau ada juga rating dari pembeli yang menurut gue sih ngaco, alias ngak bener. Yaa, sobat bisa tau lah. Contohnya aja begini. Ada pembeli harddisk merek Hitachi, tapi kecewa pada penjual dan memberi rating 1 bintang pada penjual, karena yang di kirim harddisk bermerk HGST. Padahal pabrikan harddisk Hitachi sudah di akusisi sama WD, sehingga produk-produk harddisk WD yang masih dari pabrikan Hitachi di labeli dengan HGST. Nah loohh, kalo kayak gini kasihan yang jual kan?, dia udah bener jualnya, tapi tetep di rating jelek sama pembelinya. :'(

8. Ask To Seller

Ada fitur dari beberapa Online Store seperti BukaLapak dan Tokopedia yang bisa membuat kita bertanya langsung ke penjual. Ini penting, karena dengan adanya fitur ini, kita bisa bertanya mengenai garansi, stok produk, sampai ke tipe variasi warna smartphone yang di sediakan penjual.

----------------------------------------

Yaps, itu aja Tips beli smartphone baru via Online Shop dari gue. Semoga bermanfaat. Akhir kata, selalu syukurilah apa yang sudah sobat punya, Karena hanya dengan bersyukur sobat bisa merasakan betapa nikmatnya smartphone yang sudah sobat punya, walau tidak up-to-date yang penting masih bisa di pakai untuk kebutuhan sehari - hari.

See You On The Next Post :D

You Might Also Like

0 comments

Yuk tingalin Jejakmu di sini :D

Total Pageviews

Tweet2 :D

Followers

Komunitas Blogger UNJ