Search This Blog

Laptopmu panas?, Awas segera deteksi dini sebelum rusak parah

Tuesday, April 24, 2018

gambar dari jalantikus.com
Ketika sedang mengerjakan tugas entah itu skripsi, tugas akhir, makalah atau hal lainnya yang sobat harus memakai laptop sobat untuk mengerjakannya. Tapi pas sobat pake itu laptop, laptop sobat berasa sedikit hangat. Sangat berbeda ketika pertama kali beli. Pas pertama kali beli, sungguh dingin luar biasa, sedingin mantan sobat ninggalin sobat (hehehe)...

Panas pada laptop biasanya muncul pada laptop-laptop yang sudah berumur 4 tahun ke atas. Hal ini bisa terjadi karena laptop sobat sering sobat pakai (ya iyalah, masa laptop dibeli tapi ngak di pakee :D). Kalau misalnya sobat pake laptop belum setahun tapi udah panas, mending langsung bawa deh ke tempat service resmi. Biar langsung diperbaiki (gratis).

Jangan sampai kayak gini, sobat sadar laptop sobat berasa hangat (bahkan cenderung panas) padahal sobat ngak lagi main game atau pakai aplikasi berat (misal pas sobat lagi render video). Sobat tetep aja tuh ngak peduli. Yang penting masih nyala dan bisa di pakai. Nah, yang seperti ini nih, calon laptop yang bakal cepet rusak alias mati total.. 😡 (Akhirnya beli laptop baru deh ;D)


Maka dari itu, mari kita cari tau dulu penyebab kenapa laptop sobat cepet panas. Baru deh habis itu cari solusinya, betul..

1. Debu super tebal

Debu pada komponen pendingin prosesor laptop
Penyebab paling umum dari laptop yang cepet panas adalah debu. (Kenapa?) karena debu-debu yang hinggap di setiap tepian komponen laptop dapat menghambat aliran udara panas yang keluar dari laptop.

Ibarat sobat lagi di rumah, terus sobat masak nasi, sambil nyetrika, terus tidak lupa menggoreng ayam (setrika sambil goreng ayam emang bisa ya XD). Tapi di rumah sobat ventilasinya mampet, nah loh, kebayang ngak sih pengapnya kayak gimanee..

Padahal Indonesia ini beriklim tropis. Apalagi buat sobat yang tinggal di sekitaran JADEBEK alias Jakarta, Depok, Bekasi. Udah cuacanya panas, pengap, berdebu, banyak polusi pula (komplet banget dah).

Debu gampang banget nih masuk ke komponen laptop bila sobat suka pake laptop di luar ruangan, di atas karpet, atau di tempat tidur. Pokoknya di tempat-tempat yang debu gampang nempel deh. Apalagi kalau laptop sobat banyak banget lubang ventilasinya. Bagus sih lubang banyak biar udara panas cepet keluar, tapi kan debu juga jadi gampang masuk. hehehe...

- Solusi

a. Jelas hindari tempat-tempat yang mudah dihinggapi debu
b. Bila sedang tidak di pakai, simpan menggunakan softcase agar debu ngak gampang masuk (tapi kalau laptopnya lagi di pake, mending di lepas aja ya softcasenya. Biar ngak pengap laptopnya alias biar udara panas gampang keluar dari laptop)
Proses pemasangan thermal paste di prosesor
c. Kalau laptop sudah terlanjur berasa agak hangat dari sebelumnya, segera bongkar laptop sobat dan bersihkan debunya. Jangan lupa juga untuk ganti thermal paste pada prosesor dan VGA laptop sobat.(Proses bongkar laptop harus hati-hati ya sob. Karena tiap laptop berbeda-beda letak baut dan pengaitnya). Seandainya sobat tidak bisa membongkar sendiri, sobat bisa minta tolong jasa service laptop kepercayaan sobat untuk membongkar dan membersihkan debunya. Biasanya terkena biaya 150-300 rb.

- Akibat tidak digubris

a. Laptop akan semakin panas
b. Karena laptop makin panas, lama-lama chip prosesor dan  chip VGA akan rusak karena kepanasan alias overheat
c. Biasanya laptop keluaran sekarang chip prosesor sama chip VGAnya nempel sama mainboard alias ngak bisa colok cabut. Jadi kalau chip prosesor atau VGA rusak otomatis akan merembet ke mainboard
d. Ujung - ujungnya sobat harus ganti mainboard yang harganya bisa setengah sampai dua pertiga harga laptop sobat.

2. Chip VGA sudah rusak

Di suatu hari, ada kakak kelas yang kirim gambar kayak gini :

BSOD VGA Rusak
Nah loh, lagi enjoy nonton TeVe, terus di kirimin gambar begituan. Kaget ngak loe.. :D

Untungnya gue pernah belajar bahasa Inggris. Jadi sedikit mengertilah maksud dari tulisan yang muncul dari tampilan Bluescreen. Oh ya, sedikit info aja buat sobat yang belum ngerti apa itu Bluescreen. Bluescreen atau Bluescreen of the Death (BSOD) biasanya muncul pas laptop atau komputer sobat punya masalah serius (beneran SERIUS), saking seriusnya semut aja bisa lompat karena kaget ngeliat layar bluescreen (lebaayyy... XD). Penyebab dari munculnya bluescreen sendiri macem-macem. Ada karena malfungsi sistem (bisa kena virus atau kesalahan user), atau juga karena hardware. Nah gambar bluescreen yang dikirim ke gue itu yang masalah hardware.

Jika di tilik dari keterangannya. Masalah ada di driver atau hardware VGA. Tapi sebelum itu gue coba tanya dulu kakak kelas gue. Sebelum muncul BSOD doi install software apa.

 "ane instal software mi, Vray buat render" doi berucap. (gue belum searching sih Vray software kayak gimane, tapi kayaknya buat render video deh),

"Tapi masuk safe mode masih bisa" tambah doi.

Ya udah deh, asumsi awal gue software entu yang bikin laptop doi muncul BSOD. Akhirnya gue suruh masuk safe mode, terus hapus itu software. Dan hasilnya A-DA-LAaahhhh... tetep ngak bisa :P
Ujung - ujungnya laptopnya di bawa ke tempat gue buat gue cek.

Akhirnya gue masuk safe mode, terus gue hapus driver VGAnya. dan Alhamdulillah bisa. Tapi pas gue install driver VGAnya malah balik lagi muncul bluescreen. Sambil garuk-garuk kepala gue mikir, "jangan - jangan ini chip VGAnya rusak". Lansung deh tangan gue, gue tempelin ke bagian samping kiri keyboard alias bagian dekat kipas prosesor. Dan bener aja.. rasanya puaannaasss buaneerr..

yaahh.. ini mah mesti ganti mainbord deh. Karena chip VGAnya nempel sama mainbord.

- Solusi

a. Bisa ganti chip VGA tapi dengan bantuan teknisi. Karena chip VGA nempel sama mainboard. Jadi ngak sembarang orang bisa ganti chip VGA Laptop yang nempel ke mainboard. Biasanya terkena biaya hingga Rp. 600.000,-
b. Ganti mainboard, apalagi sampai papan sirkuitnya gosong. Wajib banget ganti mainboard. Cuman memang harganya super mahal. Bisa 50-60% harga laptop sobat.
c. Atau kalau sobat mau investasi sedikit lebih mahal dari opsi (b), sobat bisa beli laptop baru hehehe :D (Sebelum memutuskan beli laptop, yuk liat dulu tips beli laptop dari gue ini : http://hilmynotes.blogspot.co.id/2017/02/bingung-mau-beli-laptop-berikut-3-hal.html)

- Akibat tidak digubris

a. Laptop sobat bakal mati total, alias ngak bisa di pake sama sekali
b. Seandainya sekering pengamannya rusak, laptop sobat bisa terbakar sampai hangus

Kesimpulan

Selain menggunakan laptop untuk bekerja. Ada baiknya sobat juga punya perhatian untuk perawatan laptop. Agar umur laptop yang digunakan sobat sehari-hari bisa menjadi lebih panjang. Jangan menggunakan laptop di tempat yang penuh debunya, jangan terlalu sering bermain game (karena chip VGA pada laptop sekarang, terutama laptop-laptop tipis tidak seawet [gampang rusak] chip VGA pada laptop-laptop tebal keluaran 2011 ke bawah), seringlah ke tempat service minimal 2 tahun sekali untuk sekedar membersihkan debu dan mengganti thermal paste pada prosesor dan VGA.

Tips Tambahan

Dalam mengurangi panas berlebih, sobat juga bisa menggunakan alat tambahan seperti Vacuum Cooler ataupun Cooling Pad. Tapi sepengalaman gue, memakai Vacuum Cooler lebih efektif daripada memakai Cooling Pad. Kenapa?, Karena Vacuum Cooler membantu membuang udara panas laptop yang keluar lewat ventilasi prosesor. Sedangkan Cooling Pad menghembuskan udara dari bawah ke Laptop, yang tentunya malah membuat laptop semakin panas karena udara panasnya tidak di keluarkan

Vacuum Cooler Membantu membuang udara panas ke luar
Cooling Pad menghembuskan udara dari bawah ke laptop

You Might Also Like

0 komentar

Yuk tingalin Jejakmu di sini :D

Total Pageviews

Tweet2 :D

Followers

Komunitas Blogger UNJ